News / Press - RIFTLINE
Riftline Ungkap Filosofi "Serigala Tengah Malam" Salah Satu Lagu dari EP "The Rift" (2024)
8 Agustus 2026
Band modern metal asal Bali, Riftline, kembali mengangkat salah satu karya dari EP The Rift (2024), 'Serigala Tengah Malam'. Melalui perilisan lyric video di kanal YouTube resmi Riftline, band ini ingin memperkenalkan kembali lagu tersebut kepada pendengar yang lebih luas sekaligus membagikan filosofi di balik penciptaannya.
CERITA DI BALIK LAGU
Lagu ini mengisahkan sebuah club motor fiktif. Sosok serigala menjadi simbol kebebasan, keberanian, serta karakter yang tidak mudah tunduk pada sistem yang dianggap membingungkan. Serigala juga melambangkan kesetiaan dan loyalitas—nilai yang identik dengan semangat Brotherhood di kalangan biker.
Tema 'Serigala Tengah Malam' dipilih karena malam menjadi simbol saat para serigala menjaga kedamaian dari pelaku kejahatan yang merampok maupun menindas masyarakat yang sedang mencari rezeki. Cerita ini sepenuhnya merupakan karya fiksi yang digunakan sebagai metafora tentang keberanian melindungi sesama.
Lirik ditulis oleh Raka, vokalis Riftline, terinspirasi dari pengalaman pribadinya pernah menjadi anggota club motor yang menjunjung nilai Brotherhood.
PROSES KREATIF&PRODUKSI
Ide lagu lahir ketika Gilang memperkenalkan riff gitar dan melodi saat sesi jamming. Aransemen kemudian dikembangkan bersama seluruh personel. Recording dilakukan di Devan Studio, Denpasar Selatan. Mixing dan mastering dipercayakan kepada adik kandung bassist Riftline, Shoppan.
INFORMASI RILIS
Judul: Serigala Tengah Malam
Album: The Rift (EP)
Tahun Rilis: 2024
Genre: Heavy Metal
Lyric Video: YouTube Official Riftline
KUTIPAN RESMI
“Bagi saya, Serigala Tengah Malam bukan hanya tentang serigala atau club motor. Ini adalah simbol orang-orang yang tetap setia pada persaudaraan dan berani berdiri di sisi yang benar ketika melihat ketidakadilan. Semoga setiap pendengar dapat menemukan makna mereka sendiri melalui lagu ini.”
— Raka Rock, Vokalis Riftline
Melalui 'Serigala Tengah Malam', Riftline mengajak pendengar untuk memaknai persaudaraan, loyalitas, dan keberanian sebagai nilai yang tetap relevan di tengah kehidupan modern. Di balik kerasnya musik metal dan kisah fiktif tentang sebuah club motor, lagu ini mengingatkan bahwa kekuatan sejati bukanlah menindas yang lemah, melainkan berdiri bersama untuk melindungi sesama.
Tentang Riftline
Riftline adalah band modern metal asal Bali, Indonesia, yang memadukan riff gitar agresif, melodi yang kuat, dan lirik yang sarat makna. Sejak terbentuk, Riftline berkomitmen menghadirkan musik yang tidak hanya bertenaga, tetapi juga menyampaikan cerita tentang kehidupan, persaudaraan, keberanian, dan semangat untuk melawan ketidakadilan.
Pada tahun 2024, Riftline merilis EP bertajuk The Rift yang menjadi tonggak perjalanan musik mereka. Melalui lagu-lagu dalam EP tersebut, termasuk "Serigala Tengah Malam", Riftline menghadirkan identitas musikal yang terinspirasi dari kultur modern metal dengan sentuhan cerita sinematik yang kuat.
Bagi Riftline, musik metal bukan sekadar tentang distorsi dan energi, melainkan media untuk menyampaikan pesan, membangun solidaritas, dan menghubungkan pendengar melalui kisah-kisah yang dekat dengan realitas kehidupan.
Dengarkan & Ikuti Riftline
Spotify
https://open.spotify.com/artist/4h7KTqCEPA0xaZd9ZUmaaO?si=wIzbPHScQuSyw3P8UjVc-w&utm_source=copy-link�
YouTube Official
https://youtube.com/@riftline-ur6zf?si=vyZsthYoUt-Ohg1g�
Instagram
@riftlineofficial
Email
[email protected]
RIFTLINE - Built on Brotherhood, Loyalty, and Relentless Energy."